Bekerja : Menikmati atau Stres

Ngonten

Artikel

Bekerja : Menikmati atau Stres
Seringkali kita dihadapkan pada beban pekerjaan yang berat ataupun situasi pekerjaan yang tidak menyenangkan, sehingga kadang membuat kita stres dan frustasi.

Kondisi itu memberikan efek negatif kepada diri kita. Seberapa jauh efeknya, tergantung seberapa tegar kita dalam menghadapi masalah beban kerja tersebut.

Awalnya kita akan merasa malas saat bekerja, kurang semangat, bahkan melamun dan tidak fokus dengan pekerjaan kita.

Sebagai contoh, apabila kita diberikan tugas atau pekerjaan yang sangat banyak oleh atasan, bahkan melebihi staf yang lain, maka kita tidak perlu pusing, anggap saja bahwa kita sudah dipercaya oleh atasan daripada staf lain.

Kita juga mempunyai kesempatan untuk berprestasi apabila kita dapt mengerjakan tugas atasan dengan baik. Tentu itu dapat terlaksana, jika kita menikmati pekerjaan yang diberikan atasan walaupun lebih banyak dari biasanya.

Selalu berfikir bahwa kita kepercayaan atasan dan kita bisa belajar lebih banyak bahkan bisa menambah wawasan baru, jika kita menikmati pekerjaan itu.

Begitu juga, berfikir positif terhadap perintah atasan, jangan banyak mengeluh. Jadikan itu menjadi peluang untuk membuktikan bahwa atasan tidak salah orang untuk mengerjakan tugas tersebut.

Tentu, lagi-lagi kita harus menikmati pekerjaannya. Jika tidak, maka hanya membuat kita stres.

Dalam bekerja, kita harus punya target untuk membuat prestasi atau predikat kita naik. Hal itu bisa terjadi, jika kita bekerja secara profesional.

Seseorang yang profesional akan bekerja dengan memaksimalkan kemampuan dan keahliannya. Bahkan harus memiliki komitmen dan tanggungjawab terhadap beban kerja yang diberikan atasan.

Tidak kalah pentingnya, orang profesional juga selalu memegang teguh etika dalam bekerja, menjunjung nilai-nilai mulia, jujur, disiplin, konsekuen, pantang menyerah, transparan, berbicara sesuai fakta dan selalu berorientasi ke depan. Ia akan terbuka terhadapa kritik saran, baik terhadap hal pekerjaan maupun pribadinya/.

Dengan mentalitas seperti itu, kita akan menikmati setiap pekerjaan, bahkan dapat menghasilkan output yang maksimal. Hal itu membuat atasan percaya dan menaikkan jabatan kita.